25. Rombak visual branding bikin omset naik dan cost per purchase turun dengan budget iklan yang lebih sedikit Copy

Berikut adalah data client sebelum konsultasi

Produk : Fashion tas

Platform : Berdu

Spend iklan : 40-50jt / bulan

Omset : 150 – 180jt

Gross margin : 45jt dari omset 180jt

 

Client saya ini punya kemiripan seperti kebanyakan advertiser yang lain, apa itu ?

Kalo iklan jelek ataupun bagus, yang diutak atik selalu dashboard. Karena pengetahuannya sebatas disitu saja. Tapi nyatanya gak ada perubahan yang signifikan, ya kan ?

Pasti sangat relate ya ? wkwkwk

Namun client saya memiliki keunggulan yaitu produknya yang cukup diminati pasar. Satu faktor ini menjadi penyelamat terbesar iklan client saya. Ya walaupun client saya tidak begitu menyadarinya. Selain produk, client saya memperhatikan juga branding. Kualitas branding sudah lumayan.

Kondisi iklan client saya ini tidak dalam keadaan boncos ketika awal konsultasi. Namun client saya membutuhkan insight lebih agar performa iklan bisa lebih baik lagi. Dari sinilah saya berasumsi kuat bahwa produknya memang cukup oke.

Walaupun keadaannya tidak boncos. Namun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Setelah diperbaiki, budget iklan turun tapi penjualannya malah naik.

Apa yang diperbaiki ?

Salah satunya adalah visual branding.

Yep, mungkin sebagian dari kalian baru dengar ya ?

Mari kita bahas apa saja yang saya sarankan ke client saya ini.