a. Konten iklan bapuk Copy

Pas awal-awal saya cek dashboard client saya ini, secara teknis sudah cukup oke. Bisa menjalankan objective iklan conversion sales dengan baik dan benar. Settingan pixel juga sudah oke gak ada masalah. Bahkan lengkap sampai dengan pixel purchase. Btw client saya ini menggunakan platform berdu dan penjualannya langsung di website.

Ada perbaikan secara teknis yaitu menambahkan payment gateway karena yang tersedia pada saat itu hanya transfer manual saja. Untuk kebutuhan di zaman sekarang, sudah pasti sangat kurang.

Lanjut saya cek dashboardnya, terutama di bagian konten iklan. Waaah ini nih ketemu sumber besar dari keboncosannya.

Boncosnya gak nanggung, hanya dapet ROAS sekitar 0,x sekian

Apa yang bikin boncos ?

Yep, salah satunya adalah konten iklan yang masih sebatas pengunguman. Masih sebatas, ini lho ada produk X (misal namanya) yang bisa mengatasi masalah anda. Tapi klaim produk tidak terbukti ataupun mendemokan value produk di konten iklan. Pada saat itu konten iklan dalam bentuk gambar. Btw, bukan berarti gambar tidak disarankan.

Ya pantes aja mba, penjualannya mbelgedhez mengenaskan…hehe

Untuk kalian yang belum mengerti maksud dari konten iklan sebatas pengunguman. Saya coba berikan contoh konten iklan random yang saya temukan di IG saya. Karena gak etis pake client saya kecuali diperbolehkan.

Konten iklan client saya pada saat itu mirip-mirip lah seperti ini. Ada produk dan klaimnya bisa apa. Kalo konten iklan kamu juga seperti ini, besar kemungkinan akan susah terjadi penjualan. Bukan berarti tidak ada, ada tapi susah.

Kenapa susah ?

Karena value produk belum didemokan, jadinya gak nyampe di benak calon customer. Padahal orang itu beli suatu produk solusi karena yang dicari adalah hasil akhirnya. Kalo pun closing nya pake cs, si cs akan harus berusaha ekstra keras untuk bisa terjadi penjualan.

Tanpa fa fi fu, saya sarankan ke client untuk membuat konten baru. Dikarenakan produknya adalah produk solusi, saya lebih menyarankan juga dalam bentuk video karena lebih leluasa dalam mendemokan value produknya.

Videonya seperti apa mas bro ?

Semua client pasti akan saya berikan saran mengikuti bagan gambar berikut, terutama produk solusi.

*btw, gambar diatas saya ambilkan dari salah satu bab di Facebook Ads Anti Dukun Series

Merah

Di awal video pastikan ada hook berupa hasil akhir ataupun klaim dari produk tersebut. Bisa juga dengan memanggil orang-orang yang punya masalah yang sama. Maksudnya gak literally manggil juga. Misal mau menyelesaikan masalah bau kamar, nah di bagian depan konten bahas itu dulu.

Dari kedua itu mana yang lebih bagus ?

Alangkah lebih baik keduanya bisa dicoba saja dan nanti lakukan testing. Biasanya disebut juga dengan testing hook. Videonya sama persis, hanya saja depannya yang beda.

Abu-abu

Setelah itu masuk ke bagian penjabaran bagaimana produk kamu menyelesaikan masalah. Perlihatkan prosesnya, seminimalnya bagaimana produknya digunakan. Jika produk kamu punya keunggulan dibanding kompetitor, disini juga bisa dijabarkan lebih lanjut. Misal kamu liatin tuh bagaimana produk kamu bisa bikin ruangan wangi tapi tanpa bahaya bahan kimia.

Kuning

Bagian terakhir isinya adalah ajakan untuk beli. Bisa ditambahkan kata-kata seperti dengan beli produk x maka kamu bisa terhindari dari x. Atau dengan beli produk x maka keluarga kamu kesehatannya lebih terjaga. Jangan korbankan kesehatan keluarga anda. Gunakan produk x sekarang. Nanti sesuaikan dengan produk yang kamu jual.

Format video kedua yang saya sarankan adalah ala tik tok, ya sebenarnya contoh diatas tadi juga iya sih. Tapi kalo yang ini tik tok banget. Yang seperti apa itu ?

Konsep video ala tik tok itu biasanya awalnya ngasih saran atau ngasih tau suatu informasi yang bermanfaat. Saran atau informasi tersebut sebenarnya jembatan ke produk yang dijual. Nah di dalamnya nanti ada demo value produk juga.

Di Instagram btw, sudah banyak juga konten-konten seperti yang saya maksud. Penduduk di Instagram sudah terbiasa dicekoin dengan konten-konten model begituan. So, silahkan bisa dicoba testing konten iklan ala Tik Tok.

Hasil testing konten iklan baru yang mas sarankan ke client gimana ?

Seperti judul di bab ini, bisa meningkatkan penjualan sampai 5x lipat. Screenshot dashboard nanti akan saya tunjukin ke client. Sekarang biar makin penasaran dulu….wkwk

Btw…

Saya harus ngomong apa adanya juga. Hasil tersebut menjadi mungkin bukan karena sebatas konten iklan.

Tapi karena produknya punya value yang bisa bersaing. Mari dibahas…

×
×

Cart

SAYANGNYA SUDAH PENUH

Kabar baiknya jika anda memang serius ingin mengikuti program konsultasi ini. Anda bisa join waiting list agar nantinya tidak ketinggalan informasi ketersediaan slot. Karena dalam 1 hari bisa langsung penuh !

WHOOOPS,
PENDAFTARAN KELAS
SUDAH BERAKHIR !

Kabar baiknya anda yang berminat dengan materi pembelajaran di kelas ini bisa mendapatkannya secara gratis melalui program konsultasi 1 on 1 dengan FUSEEK.

COMING
SOON

Good news, we’re working on it !