a. Hasil bredel dashboard Copy

Dilihat dari dashboard, secara konten iklan saya kategorikan “okay”. Mengingat juga placement yang digunakan oleh client saya ini hanya di Instagram. Menurut klaim dari client saya, pernah mencoba dengan placement Facebook juga, penjualannya tetep lebih banyak di Instagram.

Masuk ke bagian konten iklan, mengingat ini hanya di placement Instagram. CTR link click masing-masing konten iklan dibawah 1% merupakan pemandangan yang biasa aja. Secara kualitas konten menurut saya sudah bisa mendemonstrasikan visual yang ditawarkan oleh produk dan brand client saya ini.

Balik ke bagian adset, ada 1 adset yang masih dijalankan dan mendapatkan cost per purchase di angka Rp 55,229. Mengingat harga jual produk client saya ini di angka 200an ribu dan dengan margin di angka tidak lebih dari 122rb.

Dari proses bredel dashboard di awal ini saya juga menemukan bahwa brand client saya ini mendapatkan CPM iklan rata-rata di Rp 10,823 , terutama di campaign yang sedang dilihat. Cek dashboard dibawah.

Berdasarkan pengalaman saya mengamati dashboard client-client sejak 2019. Menurut saya, CPM itu selain menunjukan harga iklan yang dibayarkan setiap dilihat per 1000, CPM juga menunjukan kondisi market. Untuk client saya ini bisa tergolong persaingannya memang belum banyak. Namun di lain sisi bisa juga menunjukan bahwa peminat terhadap produknya gak banyak-banyak amat.

Saya pernah menanyakan ke client saya yang berjualan fashion sepatu, pernah saya interview btw :

Nah mas bro ini punya brand sepatu yaitu Utara footwear. Saya sebut disini karena ketika saya interview dengan client, dia juga sebut. Ternyata model sepatu yang ditawarkan client saya ke market itu baru dia yang menawarkan, setidaknya itu claim client saya. Dilihat dari CPM memang harganya mirip-mirip dengan client yang sedang kita bahas disini. Ini menjadi penguat bahwa CPM menjadi indikator persaingan di market.

Balik lagi ke client yang sedang kita bahas…

Walaupun client saya ini berjualan di market fashion yang cukup segmented, namun awal-awalnya penjualannya kan oke ya. Sayangnya ketika konsultasi penjualannya gak seindah dulu.

Bukan karena harus bakar duit katanya si agency tolol tadi, salah satu yang mengakibatkan penjualannya turun adalah oknum laknat.

Kabar buruknya, kamu pun juga bisa mengalami.

 

×
×

Cart

SAYANGNYA SUDAH PENUH

Kabar baiknya jika anda memang serius ingin mengikuti program konsultasi ini. Anda bisa join waiting list agar nantinya tidak ketinggalan informasi ketersediaan slot. Karena dalam 1 hari bisa langsung penuh !

WHOOOPS,
PENDAFTARAN KELAS
SUDAH BERAKHIR !

Kabar baiknya anda yang berminat dengan materi pembelajaran di kelas ini bisa mendapatkannya secara gratis melalui program konsultasi 1 on 1 dengan FUSEEK.

COMING
SOON

Good news, we’re working on it !