8. Cara Mengukur Keberhasilan Iklan ke WA & Alatnya

Beeeeh, lihat iklan saya ini !

Bisa dapet harga lead 5rb di Meta Ads yang sampai bikin CS saya pegel balesnya.

Bayangin kalo ini yang kalian alami setiap hari !

Masa’ anda gak mau iklannya sukses seperti ini ?

Bacooot kamu mas !

Dasar mastah sampah !

Begitu lah biasanya iming-iming dari oknum yang ngajarin Meta Ads. Dari dulu sampai sekarang kok nggak berevolusi menjadi lebih baik. Mungkin karena kebanyakan orang percayanya begitu ya ?

Tapi kabar baiknya anda nggak kan ?

Iklan yang diolah di Whatsapp alias setelah di klik dari landing page ke wa ataupun dari iklan langsung wa, seringkali selalu diukur keberhasilannya dengan harga lead yang murah.

Lucunya lagi, harga lead murah ini gak ada batasannya. Ya pokokknya murah !

Murahnya perusahaan jualan property dengan orang jualan sempak itu beda woooi !

Hal ini juga diperparah dengan si mastah yang menyarankan harga lead tertentu, “kalo saya amannya di angka Rp 25,000”. Terus yang ngikutin si mastah semuanya ikut. Padahal bisnisnya beda-beda, waaah koprol berjamaah.

Oke, sekarang anda sudah tahu iklan yang murah itu bukan patokan iklan anda berhasil. Yang kedua adalah sebatas sampai di lead doang itu bukan ukuran iklan yang berhasil.

Iklan lead yang berhasil adalah yang mendapatkan pembelian yang sesuai dengan KPI.

Emang bisa melacak pembelian di Whatsapp ?

Terus KPI itu apaan mas ?

Verywell, dengan kalian menerapkan dua hal tersebut dengan benar. Maka iklan anda bisa seperti ini :


Datanya lengkap gak cuman sebatas harga lead tapi sampai ke yang beneran beli. Dengan data yang lengkap seperti ini, maka anda bisa mengidentifikasi iklan dengan tepat & akurat. Anda bisa menentukan konten iklan mana yang beneran mendatangkan pembelian dengan melihat apakah cost per purchase sudah sesuai dengan KPI.

Jadi say good bye to maen tebak-tebakan dari hasil iklan !

Oke, karena sekarang sudah ngerti pentingnya KPI dan & Melacak Pembelian, silahkan pelajari satu per satu dibawah.